Home Product Special Products Contact Us LSPPK Profil Proses Sejarah
Category
Recent Post
Link
Pameran
Proses Pembuatan
Supported by
Lembaga Sosial Peningkatan Partisipasi Kampung
Social Media
 
Chat Operators
  Evan
  Mudita
  Janah
  Lisferi
Forum
Special Products
special products
Iklan
iklan
Statistic
Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net


Top  blogs

Blog Directory

Proses

Proses pembuatan jumputan

proses pembuatan motif/pola

Pembuatan batik jumput diawali dengan membuat pola/ motif, tahapan dalam membuat pola/ motif sebagai berikut:

  1. Pola/ motif terlebih dahulu dibuat dalam kertas manila putih menggunakan spidol besar (agar terlihat jelas).
  2. Setelah selesai, pola/ motif dalam kertas dipindahkan ke dalam kain dengan cara "menjiplak" menggunakan pensil atau spidol sampai kain penuh dengan pola yang diinginkan.

Pola/ motif; garis/ gambar yang berwujud ornament (garis hias) yang dibuat berulang-ulang yang dituangkan dalam sebuah media.

  • Proses "penjumputan" tahap 1

Proses

Setelah kain diberi pola, proses selanjutnya adalah "menjulurkan" dengan benang nilon menurut pola/ motif yang sudah ada.

Dalam proses "menjulur" ini, pada permulaan benang dan benang terakhir disisakan beberapa centimeter. Sisa benang permulaan dan terakhir kemudian ditarik (seperti elastis pada celana kolor) sampai kencang, kemudian sisa benang diikatkan beberapa kali ikatan. Selanjutnya untuk memberikan efek garis yang lebih tebal, bisa diikatkan lagi dengan menggunakan tali rafia pada tempat yang sama.

  • Proses "penjumputan" tahap 2

Proses

Selain dengan proses "menjulur", efek "jumputan" juga bisa dilakukan dengan bantuan beberapa media, diantaranya adalah; manik-manik, kancing, biji-bijian, kelereng dan benda-benda yang sekiranya bisa memberikan efek "jumputan" serupa.

Adapun caranya sebagai berikut; manic-manik/ atau media yang lain dibungkus dalam kain, kemudian ditali dengan menggunakan rafia di tempat  yang diinginkan (keseluruhan atau tempat-tempat tertentu) untuk mendapatkan efek bentuk maupun pewarnaan.

  • Proses pewarnaan

Teknik pewarnaan dilakukan dengan pewarna sintetis yang jenisnya ada 2 macam yaitu "Indigosol dan Napthol".

Proses pewarnaan batik jumput dengan bahan " Indigosol":

Proses pewarnaan batik jumput dengan bahan

  1. Siapkan 2 (dua) buah ember/ wadah air.
  2. Larutkan pewarna (sesuai warna yang diinginkan) dan nitrit dengan 1 lt "air mendidih" dalam satu ember. Setelah pewarna larut, tambahkan 1 lt air biasa. (larutan 1)
  3. Larutkan HCL dengan air biasa dalam ember yang lain. (larutan 2)
  4. Masukkan kain dalam larutan pertama, kemudian jemur kain dalam terik matahari sampai muncul warna pada kain, lakukan juga di kain sebaliknya, ulangi sampai 3 (tiga) kali untuk mendapat warna yang maxsimal.
  5. Setelah pencelupan selesai pada larutan pertama, kemudian masukkan kain dalam larutan kedua, untuk mengikat warna pada larutan pertama, kemudian bilas dengan air bias.
  6. Langkah terakhir adalah “mendedel jalujur dan melepaskan jumputan” pada kain.
  7. Setelah “pendedelan dan melepas jumputan” telah selesai dilakukan, selanjutnya kain yang sudah dicelup dibilas dengan air bersih.

Teknik pewarnaan batik jumput dengan bahan "Napthol"

Teknik pewarnaan batik jumput dengan bahan

  1. Siapkan 2 (dua) buah ember.
  2. Larutkan pewarna (sesuai warna yang diinginkan, TRO, dan Costik dengan ½ lt air mendidih dalam satu ember. Setelah pewarna larut, tambahkan 2 lt air biasa. (larutan 1)
  3. Larutkan garam ½ lt air mendidih dan tambahkan 2 lt air biasa dalam ember yang lain. (larutan 2)
  4. Masukkan kain dalam larutan 1, peras kemudian masukkan kedalam larutan 2, peras kembali, ulangi sampai 3 kali.
  5. Setelah selesai, bilas dengan air biasa.
  6. Langkah terakhir, mendedel jelujur dan jumput.
  7. Setelah pendedelan dan melepas jumputan selesai dilakukan, bilas dengan air bersih.

Produk Jadi Batik Jumputan asli karya

Hasil Akhir Produk jadi BATIK JUMPUTAN asli karya "IBU SEJAHTERA", siap dipasarkan.



Rp 200.000

Rp 180.000

Rp 175.000

Rp 180.000